20

1020 Words

Remuk redam hatiku mendengar teriakannya. Mungkin ini salahku, yang menunggunya pulang dengan langsung membuat drama ingin minggat ke rumah orang. Poin dari pembicaraan itu tidak sampai pada kesimpulannya jawabannya tidak kutemukan Apakah dia benar menjemput wanita itu atau tidak. Namun, aku tidak perlu pembuktian, dengan Mila yang menjawab ponsel Mas Kevin, dan berkata bahwa setiap hari mereka semua mobil dan berangkat bekerja bersama sepertinya aku tidak perlu harus bertanya lebih jauh lagi. "Selamat Mas, kau berhasil membohongiku mentah-mentah. Kau menipu, kau berpura-pura baik denganku, tapi ternyata kau mempermainkanku!" "Siapa yang bermain?" "Kemarin di hadapan semua orang kau berjanji akan mempertahankan keluarga tapi paginya kau menjemput wanita itu dan semua mobil denganny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD