Erika berjalan masuk ke rumah mertuanya, dari pintu gerbang sampai ke dalam terlihat tidak ada orang yang menjaga tidak seperti biasanya. Sampai di ruang depan rumah Erika merasa seperti mendatangi rumah kosong tanpa penghuni tapi jelas sekali dari halaman depan sampai di dalam sama persis seperti rumah Alex dan Sabrina. Sampai samar-samar ia mendengar suara tangisan dan ia mengenali suara itu hanya saja terasa aneh karena suara itu adalah suara Naomi, mamanya. Jantung Erika berdentum kencang memikirkan apakah telah terjadi sesuatu pada keluarga ini sampai-sampai mamanya datang ke kediaman orang tua Revan. “Mami?” Panggil Erika melihat punggung Naomi namun tidak dijawab. Erika memutuskan untuk mendekat karena penasaran sebenarnya ada apa. Betapa terkejutnya Erika melihat apa yang terjadi

