“It blows my mind when you run your hand through your hair.” — Rebecca Gisella Oceania. *** Pasangan palsu itu sudah berdiri di tengah kerumunan larut malam ini. Kepala mereka menengadah ke langit. Menunggu detik-detik kembang api diluncurkan di akhir pergantian tahun di tepi sungai Swan ini. Tangan Luke sudah merangkul Gisel yang ada di depannya. Bermaksud menjaganya agar tidak terjatuh ataupun tersenggol orang lain. Sepuluh detik sebelum kembang api pertama meluncur, Gisel menoleh ke wajah Luke. Dilihatnya Luke sedang menyisir rambutnya dengan satu tangan. Bukan kembang api yang aku kagumi sekarang. Melainkan rupa kerenmu saat kamu menyisir rambut dengan satu tangan seperti ini. Uwuwuw. “Look!” suruh Luke pada Gisel seraya menunjuk ke arah langit. Tembakan b

