13 - Stalker

1329 Words

Saatnya bagi Gisel untuk terpana di dalam mobil. Jalanan sudah hampir ramai untuk menyambut tahun baru. Menariknya, kini dia sudah sampai di Perth. Gisel terperanjat ketika memandang ke luar jendela. Dilihatnya gedung-gedung tinggi dengan nyala lampu bermacam-macam. Menambah kesan ramai malam ini.   Dia berharap bisa melihat kembang api nanti malam saat pergantian tahun.    “Gisel?” panggil Luke. Terkekeh kecil melihat Gisel bak orang desa yang baru pertama kali ke kota.    “Eh? Ya?” Hampir saja Gisel tersedak.    “Apakah kamu bersungguh-sungguh saat kamu bilang kamu menyukaiku?”   Hah? Kapan Gisel bilang begitu?   Gisel memejamkan matanya tiga detik dan mengerjapkannya. “Uhh, ka—? Oh! Wa-waktu ….”   “Waktu aku mencumbumu,” jelas Luke.    “Kau! Jangan bilang di sini. Aku ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD