12 - Secret Kiss

1330 Words

“You are all I ever wanted.” — Rebecca Gisella Oceania.   ***   Masih subuh. Matahari belum mampu menyinari bumi. Dan Gisel sedang mencoba membuka matanya yang terasa lengket.    “Luke?” desisnya saat membuka mata. Pandangan masih blur.   “Haduh, Gisel. Ini mama. Luke kan ada di kamar yang lain.”   Ternyata dalam mimpi, Gisel merasa Luke yang membangunkannya pagi ini. Dia lupa bahwa semalam dia tidur di sebelah Neni dan sepupunya.   Pagi ini sungguh berbeda. Mereka semua tidak dalam villa milik Luke. Melainkan kini mereka berada di ujung utara pulau ini. Lovina.   “Mbak Gisel lagi kasmaran, Tante. Ingetnya Luke mulu,” goda Lila yang sudah bersiap untuk berangkat. Meski masih memakai baju tidurnya. Tidak mandi pula. Ya, karena suhu saat ini masih sangat dingin.    Gisel sege

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD