"Mbak, kok banyak banget? 'kan saya Cuma minta delapan lembar" Oza tersadar dari lamunannya dan buru-buru mematikan mesin photocopy yang sedang ia gunakan. Ia punguti lembaran kertas yang terjatuh di dekat kakinya. Ucapan maaf tak henti-henti keluar dari mulut Oza ketika ia memberikan copy-an tugas pada siswi SMA yang tadi menyadarkan lamunannya. "Terus yang bayar siapa, Mbak?" siswi berseragam SMA tersebut belum mengambil apa yang Oza ulurkan padanya. Ia menatap kertas tersebut dan Oza secara bergantian. "Gapapa, saya yang tanggung jawab. Kamu cukup bayar yang ini aja" siswi tersebut mengangguk dan segera mengambil copy-an tugas sekolahnya. "Makasih," Oza tersenyum paksa ketika memberi kembalian pada siswi tersebut. Di tatapnya tumpukan kertas kesalahan jumlah copy yang sudah ia laku

