Chapter 32

1127 Words

Penasaran sampai ingin mencari tahu tentang kehidupan yang dijalani olehnya, membuat Regan kian sadar akan apa yang dirasakan oleh Atayya selama ini. Yang tadinya ia pikir adalah hal sepele, rupanya adalah hal yang besar. Regan menyadarinya ketika ia tidak sengaja memergoki beberapa karyawannya yang sedang membicarakan hubungan dirinya dengan Atayya yang sedari pagi nampak renggang. Regan yang ingin mengetahui lebih dalam lagi, ia meminta pada Atayya untuk terus bersikap dingin satu sama lain. Bahkan, Sabhira pun tidak tahu apa yang terjadi diantara dua orang itu. Meski sudah mendapat jawaban dari Atayya – atas pertanyaannya. Namun, tetap saja Sabhira merasa bahwa pasti ada sesuatu yang terjadi. “Kak Sabhira tenang saja. Everything will be okay,” ucap Atayya sembari tersenyum. “B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD