Ada perasaan yang belum selesai kita tuntaskan. Menahan keinginin disaat bersama ternyata bisa lebih mengagumkan? Kini ku putar sebuah kisah, untuk senyum dan tawa terbaik yang pernah ku nikmati. Boleh kah ku katakan ingin memilikinya sekali lagi? *** "Cantik banget Rin malam ini," kata Bagas ketika lelaki itu baru saja bergabung dimeja Karin. "Ada maunya ya muji-muji gue?" Karin menjawab keki. Bagas adalah teman sekelasnya. Karin tahu lelaki itu paling handal menggombal. "Alahu Rin,seudzon mulu dah jadi orang. Lo galiat nih ketulusan gue dari hati?" katanya memperjelas. "Gak liat dan gamau liat." "Serius, lo cantik malam ini." kata Bagas sekali lagi sebelum mengambil bangku disebelah Dennis. Meninggalkan senyum dibibir Karin. Jika memang begitu, se

