9.2

1324 Words

"Selamat ya, Chan." "Makasih lho. Seneng banget sampe nyempetin dateng ke sini." "Ya, harus dong! Kan sempet jadi calon Kakak iparㅡ walau gak jadi, sih." Chandra tertawa renyah. Wanita itu menatap sekumpulan temannya yang kini melambai di ujung sana. Penyelamat.. "Mbak, maaf ya. Kayanya Chandra harus ke sana. Makasih sudah sempetin datang dan makasih juga bingkisannya," ujar Chandra sopan. Wanita dengan dress panjangnya itu mengangguk dan membiarkan Chandra berlalu. Chandra langsung berlari menuju para temannya. Ia langsung menghambur ke dalam pelukan Riana yang sudah merentangkan tangan. Matanya terpejam saat Riana membisikkan kata-kata selamat di telinganya. Wanita hamil itu juga memeluknya erat. Terlihat seperti adik-kakak yang dipisahkan bertahun-tahun lamanya. Padahal kemarin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD