Jerry menggendong Chandra dengan hati-hati. Mata tajam lelaki itu sesekali masih menatap lelaki yang membeku di ujung sana. Tubuhnya memutar guna segera mencapai mobilnya yang berada tepat di belakangnya. Karena dirinya yang cukup jauh dengan keramaian dan beberapa orang juga sudah mulai berlalu lalang seperti biasa, Jerry jadi tidak perlu menyembunyikan rasa tidak sukanya pada lelaki di sana. Keberadaannya tadi bukanlah disengaja. Ia berjalan menuju parkiran sebab Kakak Chandraㅡ Faiz baru saja memanggilnya dan meminta ia ke tempat Faiz tadi. Namun, di tengah jalan ia melihat Chandra yang berjalan cepat dengan wajah memerah penuh air mata. Hingga berakhir seperti sekarang. "Udah gak ada orang. Sstt, lo aman sama gua, Chan." "Hiks.. Jerry.." "Iya. Gua di sini," ujar Jerry seraya mengu

