9.4

1316 Words

TIGA MINGGU SEBELUMNYA. "Pak, meeting hari ini sudah selesai. Bapak bisa kembali." "Kamu yakin? Tidak ada jadwal lain?" "Tidak, Pak. Ibu Rivanya yang meminta agar semua jadwal Bapak dikosongkan setelah rapat ini." "Kak Rivanya?" "Benar, Pak. Ibu ada di ruangan Bapak sekarang." Revano mengangguk. Lelaki yang kini terlihat segar itu mulai berjalan menjauh. Kaki panjangnya melangkah menaiki lift. Menunggu benda persegi panjang itu membawanya naik ke lantai berikutnya. Sesekali tangannya mengetuk pegangan lift. Ting. "Lho? Kak Rivanya kok di sini? Katanya di ruangan Revan." "Kamu lama!" Revano tersenyum tipis sebelum berjalan keluar bersama dengan Kakak perempuannya itu. Rivanya Angelina Risolv. Atau lebih sering dipanggil Rivanya. Adalah salah satu Kakak Revano dengan jabatan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD