Bab 39

1406 Words

Ruang yang Sunyi Tak Lagi Aman Beberapa minggu setelah seminar nasional, suasana Rumah Lia terasa lebih tenang. Publik mulai mengenal Rafael bukan lagi sebagai mantan pengedar narkoba, melainkan sebagai pembina penuh dedikasi yang berjuang untuk menyelamatkan masa depan anak-anak. Namun, seperti matahari yang muncul setelah badai, ketenangan itu rupanya hanya sementara. Suatu malam, Saras menemukan sesuatu yang tak biasa di kamar mandi lantai atas: bungkus plastik kecil bening—kosong, namun sangat familiar bagi siapa pun yang pernah berkecimpung di dunia gelap. Saras langsung memanggil Rafael dan Toni. Mereka berdiri lama memandangi plastik itu di bawah cahaya lampu neon. Rafael menatap tajam benda kecil itu. “Ini... jelas bukan bungkus permen.” Toni mengangguk. “Aku juga yakin. Ini b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD