Diamnya kekasihku
beberapa hari ini aku perhatikan ada yang berbeda dengan isma . isma lebih banyak diam .Tak seperti biasanya dia begitu crewet dan bawel bila bertemu dengan ku . Sudah hmpir sepekan isma mendiamkanku entah apa penyebabnya .
" Sore ini aku ajak isma ketemuan dia memang tk seperti dulu , bahkan dia tidak menyapaku , aku menghampirinya saat ia duduk dibangku taman tempat biasa kita bertemu .
" Isma maaf aku telat , sapaku
Namun wanita yang sudah 5 tahun bersamaku itu hanya diam saja . Sejenak ia menoleh kearahku kemudian menatap arah lurus jalanan lagi .
" isma apa ada yang salah denganku ? hingga kau mendiamknku seperti ini . Aku binggung berapa hari ini aku merasa kamu berubah kamu lebih banyak diam tidak seprti biasanya ."
"Kamu yakin tidak melakukan kesalahan mas ? tanya isma
sesaat Lian merenung , emang aku melakukan kesalahan apa ? perasaan aku gak melakukan kesalahan apa, " batin Lian . saat itu ponsel Lian bergetar ternyata Rika yang telpon beruntung ponsel sudah aku silent . Silahkan teruskan kebohonganmu mas aku akan ikuti , batin isma
mas
mass
masss
mas kamu kemana sih katanya mau ketemu malah ilang begini gk ada kabar , puluhan panggilan serta wa dari rika membuat hatiku sedikit gelisah, ya rika adalah kekasih ku juga dia juga sahabat baik isma tapi ntah kenapa aku juga menjalin hubungan diam diam dengan rika dibelakang isma awalnya kita bertiga sering jalan bareng tiap jalan isma mengajak rika ikut serta alasannya biar enak rame rame aja pergi nya .
" mas kenapa diam aja katanya ada yang diomongin ucap isma membubarkan lamunanku isma begini ya dalam suatu hubungan harus diawali deng kejujuran kamu tau kan itu . Sok bijak banget batin isma
trus
kok trus sich kelihantanya kamu memang menyembunyikan sesuatu dari aku , masalah buat aku , aku capek mas kalau tidak ada yang perlu mau diomongin lagi aku mau pergi madih banyak urusan , orang kelihatanya mas juga lagi ada acara kan kelihatan gelisah sekali dari tadi , isma langsung pergi meninggalkan ku dengan kebingungan dan belum dapat jawaban dari perubahan sikap isma ya allah apa isma tau kalau sebenarnya aku menduakannya kepijit pelipis berasa sedikit pusing memikirkan isma ,,,
oh iya aku harus telpon balik rika yang dari tadi kuabaikan panggilannya ,pasti dia sekarang lagi uring uring menungguku
tring
kring
tak ada jawaban malh dirijek sama rika , waduh gawat ini gambek pasti dia .
aku wa aja dulu pasti dibaca
( rika mas minta maaf tadi ada urusan maaf ya nanti mas ajak jalan jalan dech sebagai gantinya ) ku kasihi emoji hati biar luluh , dia kan orangnya seneng banget dengan jalan jalan hobi mungkin aku aja kadang sampai capek kalau di ajak jalan jalan sama rika
iya mas gak papa kok emang kan mas orang sibuk ya jadi aku harus maklum
tu kan dibalez kalau diajak jalan jalan
wanita itu adalah sahabat kekasihku di desa . aku merasa ini seperti takdir karena rika bekerja di kantor tempat aku kerja . saat kami ada acara dikantor ,rika dan isma bertemu , keduanya saling menyapa dan saling mengenal , sejak saat itu kami menjai lebih akrab dengannya . Sekedar makan siang dan juga bareng hendak berangkat kerja dan pulang kantor .
Semakin lama , kami semakin akrab hingga akhirnya memberanikan diri untuk saling berkomunikasi . Jelas tanpa sepengetahuan Isma . Kami tahu itu salah . Namun , kami yakinkan kalau kami hanya sekedar berteman . Seiring bergulirnya waktu , timbul perasaan nyaman , kangen , sayang dan rasa ingin memiliki. Aku ungkapkan perasaan ku pada Rika . Dan ternyata Rika memiliki perasaan yan sama . Aku sadar perasaanku padanya adalah perasaan yang salah . Rika pun sadar akan hal itu , Namun setelah kami bertemu dan berbicara kami diam diam mejalin hubungan terlarang ini .