38. Pelakor

1716 Words

Kakak beradik itu mengobrol ringan. Membahas halal kecil yang telah mereka lalui hari ini. Sesekali mereka tertawa. Lalu saling memukul. Dan kembali bercerita. “Aku tadi pagi hampir gagal bimbingan!” Priska mulai menceritakan tentang kejadian yang ia alami. “Oh ya? Kau kesiangan lagi berangkatnya?” tebak Robi. Ia terkekeh setelah mengucapkannya. Ia menoleh dan semakin keraslah suara tawanya. Saat melihat wajah Priska yang tampak kecut, cemberut dan ditekuk dengan sempurna. “Abang! Dengar dulu dong! Ish, nyebelin!” protes Priska. Ia memukul lengan Robi. Hampir saja setir mobil itu oleng. Beruntung, bisa dikendalikan dengan baik oleh Robi. “Heh, jangan sembarangan! Nabrak orang nanti!” ujar Robi. “Abang sih!” “Iya deh iya, jadi bagaimana ceritanya?” suara Robi melembut. Ia meraih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD