102. Mulai Terungkap

2131 Words

Balasan pesan yang masuk ke ponsel Priska membuat gadis itu mendelik seketika. Ia merasa aneh saja dengan balasan itu. Biasanya, dia lagi di rumah, atau lagi lanjut kerja yang enggak ada habisnya. Tapi, kali ini pria itu berkata sedang nongkrong dengan teman-temannya. Sebuah kejadian yang menurut Priska sangat jarang terjadi. Entah bagaimana ceritanya, dia malah tiba-tiba kepikiran tentang damar.  “Kalo orang itu sih, pasti bakal ngoceh panjang kali lebar kali tinggi! Nongkrong terus! Skripsi tuh kerjakan!” gumam gadis itu pelan. Ia merapikan rambutnya. Menyelipkan anak rambut yang menutupi wajahnya ke belakang telinga.  “Ngomong sama siapa kamu, Pris?” Rara kembali mengangkat satu alisnya. Merasa sedikit merinding melihat Priska berbicara sendiri seperti itu. Apalagi, tadi dia senyum-se

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD