Bab.34 Penyambutan Keluarga Bangsawan

1178 Words

  “Aku cemburu!” protes Leo.   "Kenapa harus cemburu?" tanya Jeana sambil memandangi wajah lelaki itu, semburat senyuman terpancar dari bibir manisnya.   Jantung Jeana serasa bergetar dengan cepat saat ini, dia sama sekali tidak menyangka bisa merasakan debaran seperti ini saat bersama Leo. Getaran yang terasa di hatinya sama seperti saat lelaki itu mendekatkan tubuhnya pertama kali di kamar pengantin.   “Harus begitu?” tanya Jeana lagi sambil melonggo menatap wajah suaminya. Leo memandang wajah Jeana sekilas lalu melemparkan senyuman angkuh kepada istrinya. Leo sama sekali gengsi mengungkapkan rasa cemburunya.   "Hai!"   "Jangan geer dulu, aku hanya cemburu karena hal lain," ujarnya.   "Aku tidak suka kamu tersenyum begitu!"   “Aku tidak mencintaimu, hanya saja aku tidak suka melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD