34

2057 Words

34  "Siapa yang kamu bilang menyebalkan??" tanya randy yang tiba-tiba sudah berada di dekatku. "Randy....." pekikku kaget. "Oohh... Jadi menurut kamu aku menyebalkan, dan alex nggak??" ucapnya salah sangka. Dan kini ia sudah dalam posisi duduk berdekatan denganku di atas kasur. "Apa siihh..... Maksudku nggak kayak gitu. Aku tadi cuman kaget aja ngeliat kamu yang tiba-tiba udah ada disini." ucapku jujur. Randy diam dan sama sekali nggak ngerespon ucapanku. Dalam hati aku berfikir "apa randy marah ya sama aku. Gara-gara alex tadi?!" Aku pun mencoba memberanikan diri bertanya padanya "rand... Kamu marah ya sama aku??" "Marah?? Kenapa aku harus marah?!!" ucap randy yang bahkan terdengar sangat cuek padaku. Dengan perkataannya yang seperti itu, membuatku semakin yakin, kalau saat ini di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD