56 Tapi sepertinya dia sudah tidak bisa menahan rasa kesalnya lebih lama lagi, sehingga membuatnya berdiri, dan berkata "maaf tante, saya mau pulang duluan. Saya baru ingat kalau saya ada janji dengan seseorang. Permisi." dusta randy dengan beranjak pergi. Namun shilla tidak begitu saja tinggal diam. Dia berdiri, berusaha mengejar Randy yang kini sudah terlihat menaiki motornya dan bersiap akan pergi. Namun sebelum itu terjadi, Shilla lebih dulu mendekat dan menahannya agar tidak pergi dengan cara seperti ini. "Randy, kamu kenapa tiba-tiba mau pulang? Kamu marah sama aku?" tanya shilla yang masih saja belum peka dengan kekesalan Randy saat ini. "Marah? Kenapa aku harus marah? Aku kan tadi udah bilang kalau lagi ada janji sama seseorang." dusta Randy dengan wajah datarnya. "Bohong. Seb

