48 Aku begitu terkejut, tubuhku seakan mematung tak bisa bergerak oleh apa yang aku lihat saat ini. Ini benar-benar diluar perkiraanku. Dan kurasakan kini air mataku jatuh begitu saja membasahi pipiku. Tidak.. Tidak... Ini tidak nyata. Aku mohon siapapun bangunkan aku jika ini hanyalah mimpi burukku. Aku harap ini hanyalah mimpi.... "Randy....." bibirku bergetar, di barengi air mata yang sudah berjatuhan. Hanya kata itu yang terlontar dari mulutku. Kulihat Randy menoleh, menatapku penuh rasa kaget dan tak percaya. Dia terlihat bingung dengan kehadiranku saat ini di depan pintu kamarnya. "Ka---kalian berdua sedang apa??" bahkan raka di buat tak percaya dengan apa yang dilakukan randy dikamarnya. Begitu juga delon dan boby. Mereka sama tak percayanya dengan apa yang mereka berdua liha

