Komitmen Kimberlie

1072 Words

Hari sabtu adalah hari yang selalu ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Termasuk Galaxy dan banyak orang lainnya. Tapi, berbeda dengan Nicholas, sepanjang hari bahkan saat tidur pun kini pikirannya hanya angka-angka yang terus menerus menari-nari di pikirannya. Ia tidak bisa tenang sedikit pun saat memikirkan kerugian yang telah disebabkan oleh kecerobohanya. Dengan melompat beberapa anak tangga yang ada di mansion. Nicholas segera menghampiri Will yang tengah meminum kopinya di ruang belakang bersama dengan Qahi dan Pedro. “Will! Will!” panggil Nicholas. “Iya, Tuan? Ada yang bisa saya bantu, Tuan?” tanya Will melihat pancaran semangat yang sedang membara di wajah Nicholas. “Tentu saja aku membutuhkan bantuanmu saat aku memanggilmu, Will. Dengarkan aku, tolong hubungi Profesor Alvred, kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD