Jevan melirik ke arah Clara yang duduk di sampingnya. Gadis itu hanya sibuk mengaduk-ngaduk makanannya tanpa ada niatan sedikit pun untuk memasukkan sesuap nasi goreng ke dalam mulut. Sejak tadi yang dilakukan Clara hanya menghela nafas, meminum sedikit air minumnya, melamun dengan tatapan kosong sembari tangannya yang terus bergerak mengaduk-ngaduk makanan. Ini sudah hari ketiga setelah Clara datang ke cafe Jevan malam-malam dengan keadaan menangis. Sampai saat ini Jevan sendiri masih belum mengetahui penyebab kekasih cantiknya menangis sampai seperti itu. Clara sendiri memilih bungkam dan selalu berusaha mengalihkan topik tiap kali Jevan sudah membahas mengenai hal tersebut. Ia tak bercerita sedikit pun karena yang ingin dilakukannya sekarang hanyalah menikmati sisa-sisa waktunya bers

