Bosan. Lelah. Itulah yang dirasakan Clara setelah menunggu seseorang selama hampir dua jam lamanya. Sepulang kerja hari ini ia menyempatkan untuk mampir ke cafe es krim milik Jevan. Ia masih terus berusaha menemui pria itu dan menjelaskan semuanya. Karena jika di kantor Clara yakin ia sudah pasti tidak bisa melakukannya ditambah lagi sampai hari ini—hari ketiga setelah Jevan mengetahui semuanya, pria itu masih saja bersikap mengabaikan Clara. Bersikap seakan-akan Clara bukan siapa-siapanya dan bersikap seakan-akan tidak mengenali Clara. Namun sayang sedari tadi—sudah hampir dua jam menunggu Jevan belum juga menunjukkan batang hidungnya padahal waktu sudah hampir menunjukkan pukul sembilan malam. Selama menunggu Clara sudah menghabiskan tiga porsi es krim berbeda rasa. Matanya terasa p

