27

1795 Words

  Agneta pergi menuju WO bersama Aiden untuk memilih beberapa gaun pengantin. Sebenarnya sejak tadi ia merasa tidak nyaman dan ingin segera kembali.             “Aiden, sungguh ini terlalu cepat,” ucap Agneta.             “Tidak Neta, ini tepat dan aku tidak ingin Dave mengganggu dan mengusik kehidupanmu lagi.” Aiden berusaha menenangkan Agneta.             “Tapi aku-“             “Sudahlah, ikuti saja pelayannya. Dia akan pelayannya,” ucap Aiden memegang kedua bahu Agneta. “Neta, aku mohon, bukankah selama ini kamu selalu ingin membalas kebaikanku? Maka dari itu jangan menolak.”             Agneta hanya bisa pasrah dan mengikuti arahan pelayan di sana. Ia sedikit melamun karena hatinya merasa tak tenang sejak tadi entah karena apa. Bahkan dia tak konsen mendengarkan arahan dari pela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD