#26 (1)

1221 Words

Ruang kesehatan.             Elang dan Brian sama-sama berdiri di hadapan Amira dan Riska yang sedang duduk di ranjang sambil memegang dua gelas air hangat yang baru saja dibawakan oleh Miko dari kantin. Miko sendiri sudah ditendang keluar oleh Elang dan Brian, meskipun cowok itu membuat drama terlebih dahulu dengan berkata bahwa Elang dan Brian sudah bersikap jahat dan diskriminasi terhadapnya. Akhirnya, cowok itu keluar dari ruang kesehatan sambil terbahak keras.             “Jadi, benar kakak tirinya si Alfar yang udah nyaris membunuh lo waktu itu?” tanya Elang, begitu dia melihat Amira sudah tenang.             Mendengar pertanyaan Elang jelas saja membuat Brian dan Riska kaget. Keduanya serempak menatap Amira yang kini meringis dan mengalihkan tatapannya. Elang yang baru tersadar k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD