Book 2 bab 18

1551 Words

“Mama buat semua ini? Buat apa?” William yang baru keluar dari balik kamarnya itu mendapati sang ibu berkutat di dapur sedang mengolah beberapa makanan tradisional. Beberapa makanan dan kue- kue pasar sudah matang dan tertata rapi diatas meja dapur. Jika dulu mereka bisa langsung pesan ke catering sekarang sudah tidak bisa lagi karena uang yang dikeluarkan bisa dua kali lipat jika mereka menggunakan jasa itu, selain itu juga Sayang uangnya karena bisa ditabung atau dialihkan untuk keperluan yang lain. “Buat acara syukuran kepulanganmu. Nanti sore antarkan makanan- makanan ini ke tetangga- tetangga, ya. Sekalian kamu kenalan dengan mereka.” “Ok!” pria itu menganggukkan kepala sembari mengambil satu buah pastel yang sedari tadi dia lirik itu kemudian memakannya dalam suapan besar. “Enak!

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD