73

1041 Words

Si kecil telah mengisi tangki di perutnya itu dengan penuh, secara perlahan sumber makanan yang bersarang di bibir kecilnya yang cantik itu terlepas dan suara nafas halus mulai terdengar. Dengan perlahan Mutiara bangkit dari atas ranjang, menimang si kecil itu sebentar sebelum meletakkannya diatas box. “ Tidur yang nyenyak, sayang!” Mutiara membungkuk, mengecup pipi cubby si kecil pelan. “ Eh!” pekikan keras hampir keluar dari bibir mungil Mutiara saat sebuah tangan besar bersarang diperutnya, membawa tubuh kecil itu semakin dekat pada d**a bidang si tersangka. “ Jangan berteriak!” Xavier berbisik lirih, “ Jika dia bangun sekarang, saya akan sangat marah!” setelahnya tubuh Mutiara dibalik dengan mudah dan sudah dalam gendongan koala Xavier. “ Apa yang kamu lakukan?” Mutiara berbisik lir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD