Raldo masuk ke dalam kamarnya sendiri. Mengunci pintu kamar dari dalam agar tidak ada satu orang pun yang akan mengganggu dirinya. Ia hanya ingin sendiri, sedari tadi pikirannya tidak berada bersamanya. Tapi melayang jauh di tempat sang kekasih. Mendapati gadis yang ia cintai sedang berdua bersama pria lain, tentu saja membuat dirinya merasa sangat gelisah sekarang. Sudah puluhan pesan yang ia kirim ke nomor ponsel kekasihnya. Tapi tak satu pun pesan itu yang terbaca, semua tetap sama seperti sesaat setelah ia kirimkan. Raldo menghela nafas kasar, menghempaskan tubuhnya ke atas tepat tidur. Pandangannya menatap langit-langit kamar yang gelap, karena ia sengaja tidak menyalakan lampu kamar sedari tadi. Berada dalam kegelapan dan keheningan seperti ini rasanya begitu damai. Diambil kembali

