Aku melepasmu saat ku tau kau lebih memilih menggenggam tangan orang lain Keesokan paginya, Binar sudah rapi dengan memakai dress selutut warna biru muda. Hari ini ia ada janji bertemu dengan Mario. Hanya sekedar jalan dan nonton saja. Riana menguap lebar sambil melangkah keluar dari kamarnya. Matanya menatap meja makan yang sudah siap dengan berbagai menu masakan tertata rapi di sana. Refleks Riana mengusap perutnya yang mendadak konser. Riana menoleh saat mendengar deritan suara pintu kamar Binar. "Rapi amat? Mau kemana?" tanya Riana. "Jalan," jawab Binar singkat. Langkahnya menuju ruang tengah. Riana mengekor di belakangnya. "Kemana, Bin?" tanya Riana lagi. Binar terdiam tapi ia menyembunyikan senyumnya. "Sama Mario?" Binar menoleh sambil tersenyum tipis. "Cuman jalan bentar. Oh i

