Pertemuan Tak Terencana

1760 Words

"Anda mau kemana, Pak?" Hasan bertemu dengan Malik yang menggandeng Kia di halaman depan rumahnya. Malik tersenyum menatap Kia. "Saya ingin mengajak dia jalan-jalan sebentar, boleh, kan?" Hasan menatap Kia yang berpenampilan sangat cantik dengan gaunnya. Hasan tidak membiarkan Kia untuk pergi, ia takut Andre marah padanya. "Maaf, Pak. Bukan saya bermaksud lancang, hanya saja Andre tidak akan membiarkan Kia untuk keluar rumah." Kia menatap Hasan dengan mata berbinar. "Aaa Om! Aku mau ikut sama Opa dulu! Nanti kami akan pulang!" Hasan menggelengkan kepalanya. Ia menarik Kia untuk mendekat padanya. Genggaman tangan Malik terlepas dari Kia yang ditarik oleh Hasan. Hasan tidak ingin sesuatu yang tidak ia inginkan terjadi apalagi menyangkut tentang Kia, hal besar bisa saja terjadi. "Kena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD