Semua yang ada di depan pintu rumah Hasan menatap ke arah Sarah yang sudah mendekap Kia dengan erat. Tak lupa ada Zain di sampingnya dan juga Malik yang tepat berada di belakang sambil menatap Andre yang membuang wajahnya ke arah lain. Maya menunduk. Ia seketika lemas melihat kehadiran Sarah di rumah Hasan. "Apa kalian tidak akan mempersilahkan tamu kalian masuk dulu?" tanya Zain sambil tersenyum miring ke arah Andre. Hasan beralih menatap ke arah Malik yang mengangguk seakan mengagumi Hasan. "Ada apa? Kenapa suasana jadi panas seperti ini?" Zain dengan tenang melangkah masuk. Ia mendekat ke arah Andre yang sudah melepas koper yang ia bawa. "Dan kau mau kemana? Apa ini? Koper?" Zain menoleh ke arah Malik. "Apa ini Ayah? Mengapa saudaraku ingin pergi? Bukannya kami akan tinggal bersa

