"Maksudnya?" Andre terdiam. Berusaha mencerna perkataan Rere padanya. Hatinya sangat terguncang. Itu benar atau salah, tetap saja ia tak pernah berpikir bahwa Sarah akan melakukan hal serendah itu padanya dan pada dirinya sendiri. "Enggak, mungkin Kakak salah." "Enggak, kakak sendiri yang bawa dia ke rumah sakit! Kakak awalnya senang dia hamil, mengira itu anak kalian, tapi Ibunya sendiri yang bilang!" "Anak yang dikandung Sarah anaknya Zain!" Tuut! Andre memegang dadanya yang seperti tertikam dari belakang, sakit. Napasnya mulai tak teratur, matanya memerah menahan amarah serta kesedihan yang ditambah lagi oleh kelakuan sosok Wanita yang pernah ia puja dahulu. "Gue gak tau... ini benar atau salah... tapi plis bilang ini gak bener... tolong...." Andre terduduk di ruang tamu dengan

