KEGAGALAN TERBESAR

2236 Words

Dua hari kemudian. Anggun membuka pintu dan tersenyum lebar menyambut Kakak laki-lakinya yang datang dengan keluarga kecilnya. Anggun langsung memeluk kakak iparnya. “Mbak Wid apa kabar? Aku kangen banget lhoo...” “Mbak juga kangen banget sama kamu. Kamu apa kabar? Lebih berisi ya sekarang.” Anggun langsung tergelak mendengar celetukan kakak iparnya. “Masa sih, Mbak? Aku ngerasanya sih biasa-biasa aja.” “Iya, kamu lebih berisi sekarang. Dulu tuh kamu kurus banget. Liat deh foto-foto kamu jaman dulu,” Widia –kakak ipar Anggun- tertawa yang diikuti juga oleh Anggun. “Berarti aku harus diet nih. Nggak mau gemuk aku, Mbak.” “Nggak usah diet-dietan. Ini masih dalam bates normal kok. Lagian juga ini tuh bukti kalo kamu dihidupi dengan baik sama Doni. Sejahtera banget pokoknya.” Senyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD