“Nggun, sekarang ulangi apa yang kamu katakan ke Bapak tadi. Jelaskan semuanya sampe ke akar-akarnya. Ini masalah yang serius.” “Pak, ini ada apa ya? Kok kita berdua disuruh ngumpul tapi anak-anak nggak boleh? Terus juga Ibu kenapa kok kayak syok banget.” Fendi –kakak Anggun- langsung menyela dengan panik. Bapaknya sudah memperingatkan kalau apa yang akan dikatakan Anggun adalah masalah yang serius. Dan ekspresi ibunya juga tidak terlihat baik. Kalau sudah seperti ini Fendi benar-benar yakin kalau ini memang sangat serius. Tapi apa? Mereka sekeluarga baik-baik saja sebelumnya. “Nggun, bicara.” Anggun menatap seluruh keluarganya dengan perasaan berkecamuk. Semuanya menyakitkan dan Anggun harus mengulang-ulang ceritanya demi meyakinkan keluarganya. “Aku dan Doni—” Anggun tercekat. Bahka

