ALASAN

2070 Words

Mandala melepas kacamata yang membingkai wajahnya. Matanya menyipit memerhatikan rumah yang masih kental dengan nuansa Jawa yang ada di depannya. Pintunya terbuka, tapi tidak ada siapapun di luar rumah tersebut. Dari dalam mobilnya Mandala celingukan mencari di mana keberadaan si pemilik rumah. Atau kalau si pemilik rumah tidak ada, paling tidak Mandala ingin bertemu orang-orang sekitar sini yang bisa dia tanyai tentang siapa pemilik rumah yang sedang dia intai ini. Orang kepercayaannya mengatakan ini rumah Anggun, tapi kenapa sejak tadi tidak ada tanda-tanda Anggun di sini? Apa mereka salah memberikan alamat? Mandala tercengang kalau sampai orang suruhannya yang sangat dia percayai bisa gagal untuk tugas ini. Ini bukan tugas yang sulit, pikir Mandala. Katakanlah Mandala memang gila, t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD