Sepanjang jalan, wajahku menukik masam. Waktu perjalanan yang seharusnya memakan waktu 20 menit malah jadi satu jam karena kami nyasar. “Katanya kamu bisa baca map. Gimana sih, kok jadi nyasar gini?” untuk kesekian kalinya, Jo menanyakan pertanyaan yang sama. Sial banget. Karena ini memang salahku, aku hanya bisa meringis menerima ejekan Jo yang tak ada hentinya. Lagian, kenapa arah google map susah dimengerti sih? Keluar di putaran pertama, belok ke Jalan Merpati, lurus menuju arah selatan. Siapa yang tidak bingung coba?! “Kayaknya aku harus buka kursus membaca map deh di Indonesia,” cocos Jo lagi yang sudah pati bermaksud untuk mengejek. “Kamu mau jadi murid pertamaku, nggak?” “Dih, males,” balasku bete. Jo tertawa puas. “Khusus untuk kamu gratis, kok. Sampai benar-benar lulus, fre

