46. penawaran menarik

1125 Words

“Tapi Ya, aku udah bawa payung sendiri.” Sumpah, apa ada yang bisa melakukan operasi pemutusan urat malu? Kalau ada, aku mau. Mana muka Jo kelihatan bingung gitu lagi, pasti dia sadar kalau mukaku sekarang sudah berubah menjadi tomat dengan bibir yang bergerak samar lantaran aku sedang merangkai kata-kata mutiara untuk Bima. “Kamu ada urusan juga di sini, Ya?” tanya Jo setelah beberapa menit diam. Aku menggeleng. “Nggak,” jawabku bete. Sumpah, aku akan menendang aset berharga Bima setelah ini! “Kalau gitu kamu ngapain kesini? Mana hujan lebat lagi. Kayak nggak ada kerjaan aja,” komentar Jo dengan wajah penuh pertanyaan. Astaga … dasar Jo tidak peka! Gemes banget, deh. Apalagi pas lihat muka sok innocent-nya. Mau banget aku cakar sampai muka gantengnya itu berubah jadi seperti setan.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD