Bulan Madu Dalam Bayangan Alexandria

1030 Words

AKHIR BULAN MADU MANIS BERSAMA TUAN LUKAS! "Bagaimana? Apakah kau kecewa dengan ucapanku? Mengapa kau banyak melamun sekarang?" tanya Lukas. "Aku tidak melamun, Tuan Lukas. Aku hanya menikmati pemandangan wajahmu yang indah mengalahkan pemandangan semua di depanku." "Kau menggombal?" selidik Lukas, ini pertama kalinya ada wanita gila menggombalinya. "Tidak. Aku hanya berkata jujur, Tuan Lukas. Begitu pun aku, hanya kau lelaki yang dekat denganku, Tuan Lukas," sahut Davina. "Apakah kau serius?" tanya Lukas. Davina menganggukkan kepalanya perlahan sambil terus menatap wajah Lukas yang sangat tampan baginya. "Jangan bercanda, Davina. Aku sedang benar-benar ingin serius," tegus Lukas risih Davina memandangnya. "Apakah aku terlihat bercanda, Tuan Lukas?" sahut Davina. "Kalau begitu, bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD