GETARAN RASA "Tuan Lukas," panggil Davina menatapa tajam ke arah Lukas. Tanpa aba-aba dia langsung mengecup bibir Lukas, hal yang tak pernah di lakukan Davina sebelumnya. Sontak saja tingkah Davina itu membuat Lukas terkejut, wajah Lukas memanas. Dia memandangi Davina yang dengan polosnya langsung tertidur lemas lagi sambil memandanginya. "Aku tidak sabar untuk menikahimu, Davina," kata Lukas. "Aku rasa karena aku semakin pandai menyenangkanmu diatas ranjang kan Tuan Lukas?" sahut Davina. Lukas tak menjawab, dia memilih membaringkan tubuhnya di samping Davina. Mereka tertidur sampai pagi. Sayup-sayup Davina mendengar seperti seseorang sedang menelpon di sampingnya, dia pun segera melihat ke arah suara itu. Ternyata itu adalah Lukas, dia sudah bersiap pergi dengan menggunakan setelan

