BAB 185. Siapa?

1113 Words

“Axel, bangunlah untuk Mama, ya. Mama rindu suaramu,” ucapnya bergetar di sela isak tangis. Sekali lagi Callista mengusap punggung wanita berusia lima puluhan itu. “Mama, tenanglah, Axel pasti akan segera sadar. Tadi kan kata dokter Axel masih dalam pengaruh obat bius untuk sementara ini.” Callista membalik badan, menatap tajam pada Lilian. “Apa kamu tahu ini siapa yang datang? Hah?! Ini mamanya Axel, mamaku juga. Malah diam saja dari tadi kayak patung! Ngapain berdiri saja di situ?! Inisiatif dong, ambilkan mama kursi, minuman, atau apa sajalah daripada cuma bengong saja, nggak guna!” Callista langsung menoleh ketika pundaknya disentuh seseorang dari belakang. Dia tidak jadi melanjutkan ocehannya. “Sudahlah Cal, jangan ribut di sini. Ini rumah sakit loh.” Lalu wanita cantik itu tersen

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD