BAB 207. Mulut Manis Edwyn

1171 Words

Edwyn berjalan penuh percaya diri menuju ruang ‘Direktur Pemasaran’. Dia bertekad harus satu langkah lebih maju lagi untuk mencapai tujuannya. “Pak Edwyn sudah ada janji?” Sekertaris Inggrid di meja kerjanya menatap galak. Dia mulai bosan melihat wajah tengil Edwyn yang akhir-akhir ini sering datang ke ruangan bos-nya. Edwyn melempar senyum menggoda, tatapannya juga sama, mencoba menggoda sekertaris muda itu. “Hemm belum sih, tapi coba saja bilang pada Bu Inggrid, saya ingin bertemu. Ini penting, tentang kelanjutan proyek Bandung.” “Huft. Ya sudah, sebentar.” Sekertaris itu menelepon Inggrid, memberitahukan kedatangan Edwyn. Raut wajahnya terlihat semakin memberengut. Diletakannya kembali gagang telepon. “Masuk saja, Pak.” Edwyn langsung menjentikkan jari di depan wajah sekertaris gala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD