Symphony-74

1806 Words

Masih dengan perasaan terkejut Sagara mundur satu langkah. Bukan menolak ciuman Syfo. Namun dia tidak ingin menjadi laki-laki kurang ajar yang sedang memanfaat keadaan demi kepentingannya semata. Ia tahu Syfo menciumnya bukan karena menginginkannya, melainkan karena sedang ingin melampiaskan emosi yang sedari tadi ditahan oleh wanita itu. Dan Sagara tidak bisa melanjutkan ciumannya bila belum mengetahui alasan Syfo menciumnya dengan cara seperti itu.  Melihat Syfo tidak marah dengan perbuatannya, Sagara kembali maju satu langkah lalu menarik Syfo ke dalam pelukannya. Dan sedetik kemudian Syfo sudah menenggelamkan wajah di depan dadanya.  “Tadi katanya baik-baik saja? Tapi kenapa kamu kacau banget? Tahu kamu lagi sekacau ini harusnya aku yang datang ke rumahmu,” ucap Sagara sambil mengelu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD