CDS 02

604 Words
Hari hari di lalui Indah penuh dengan tanda tanya, dimana Singgih? Kenapa sudah seminggu lebih belum pernah juga muncul, masuk kerja pun tidak ada. Dan hingga pada suatu hari, pas Indah pulang malam, karna kerja shif sore. Indah di jemput oleh sahabat Singgih, karna katanya Singgih menyurunya untuk menjemput Indah dan mengantar nya ke kos dengan selamat. "Kemana Singgih? Kenapa dia tidak pernah masuk bekerja?" Tanya Indah pada sahabat Singgih. Saat mereka sudah berada di atas motor. "Singgih ada di kos, saat ini Singgih sedang sakit. Makanya dia menyuruhku untuk mengantar mu pulang dan memberitahu mu, kalau Singgih sakit." "Sakit? Singgih sakit apa?" Tanya Indah dengan khawatir. "Aku juga tidak tahu. Kau besok bisa pergi ke kos nya kalau ingin tahu Singgih sakit apa." "Baiklah." Ucap Indah, ada sedikit kesedihan terdengar dari nada suaranya.. Beberpa saat kemudian., "Sudah sampai." Ucap sahabat Singgih. Lalu menghentikan motornya. "Ouh iya, makasih yah. Sudah mau di jemput di pabrik lalu di antar pulang." "Iya, sama sama." Ucap sahabat Singgih lalu kembali membunyikan motornya. "Aku pamit pulang dulu, ouh iya jangan lupa jika punya waktu senggang tegoklah Singgih." "Iya itu pasti." ????????? Dan keesokan harinya. Indah sengaja meminta izin untuk tidak masuk bekerja, karna berniat untuk pergi menjenguk Singgih yang sedang sakit. Lalu Indah mengajak teman nya untuk menemani nya ke kos Singgih.. Saat Indah dan teman nya telah tiba di kos Singgih, Indah mengetuk pintu. "Tok, tok, tok." "Assalamualaikum." Indah memberi salam namun tak ada jawaban, dan akhirnya Indah memutuskan untuk membuka pintu kos. Singgih yang kebetulan tidak terkunci. Dan alangkah kagetnya Indah saat membuka pintu, dilihat nya ada seorang wanita yang begitu sangat manis yang setia duduk samping tempat tidur Singgih, menjaga Singgih.. "Singgih." Panggil Indah. Lalu mendekat "Kau sudah datang." "Iya, kau sakit apa?" Tanya Indah saat sudah berada di samping Singgih. "Hanya demam saja, tidak perlu khawatir." "Kenapa baru semalam kau menyuruh sahabat mu memberitahu ku? Kenapa tidak dari saat pertama kau sakit?" Tanya Indah. "Maaf tapi aku tidak ingin merepotkan mu." Jawan Singgih. Lalu Indah menoleh ke arahcewek yang masih setia berada di sana. "Siapa dia?" Tanya Indah pada Singgih. "Dia sepupuku." Jawan Singgih. "Ouh." Ucap Indah sambil tersenyum ke arah sepupu Singgih.. "Sudah minum obat?" "Sudah, tadi sepupuku yang memberikan nya." "Baiklah kalau begitu." Setelah memastikan kondisi Singgih baik, akhirnya Indah memutuskan untuk pulang. Indah berpamitan kepada Singgih dan juga pada sepupu Singgih.. Beberapa hari kemudian Singgih sembuh. Namun entah kenapa Singgih semakin menjauh dari Indah. Dan indah mulai curiga,. "Ada apa ini? Kenapa Singgih menjauhiku? Apa aku ada salah?" Tanya Indah lada dirinya sendiri. Tapi Indah tidak bisa apa apa karna Singgih tidak bisa di temui sama sekali. Dan pada suatu hari Singgih menghampiri Indah saat pulang kerja. Singgih mengajak Indah untuk jalan jalan.. "Kita mau kemana?" Tanya Indah. "Aku ingin mengajak mu ke suatu tempat." Jawab Singgih. "Kau dari mana? Kenapa kau baru muncul sekarang?" Tanya Indah lagi, namun Singgih hanya terdiam tidak menjawab. "Singgih, kita mau kemana?" "Ada yang ingin ku katakan padamu, jadi ikutlah bersamaku!!" "Baiklah,." Indah menurut lalu naik ke atas motor Singgih. Singgih mengendarai motornya, hingga beberapa saat tiba nya mereka di suatu taman. Singgih dan Indah turun dari motor dan berjalan mendekat ke arah bangku taman. Saat Indah duduk Singgih langsung berkata. "Wanita yang di kos ku saat itu sedang hamil." Indah pun kaget mendengar ucapan Singgih,. "Sepupumu hamil?" Tanya Indah dengan ragu ragu. Tapi Indah justru kaget melihat tindakan Singgih yang justru berjongkok di hadapan Indah, lalu memohon maaf. "Maaf kan aku Indah." Pinta Singgih. "Maaf? Maaf untuk apa?" "Wanita yang ada di kos ku, dia bukan sepupu ku. Dan aku yang menghamilinya." Ucap Singgih.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD