"Apakah kau serius dengan yang kau katakan?" ulang Song Lianyu menatap gadis bermarga Han di hadapannya.
"Iya, tentu saja. Ayo habiskan sarapanmu Lianyu," jawab Han Shiyi yang dijawab anggukan semangat Lianyu. Lianyu dengan semangat memakan sarapannya.
Han Shiyi menemani Song Lianyu menghadap ke ruang bagian penerimaan murid baru.
"Ciayo Lianyu!" ujar Han Shiyi memberikan semangat.
Song Lianyu mengetuk pintu perlahan sampai diperintahkan yang ada di ruangan untuk melangkah masuk.
Dugu Muxue (nama orang yang bagian penerimaan murid baru) sedang duduk memeriksa daftar murid-murid tahun lalu. "Katakan ada apa Nona datang ke ruanganku?" tanya Dugu Muxue setelah meletakkan buku di atas meja.
Song Lianyu mengambil napas sebelum mengatakan tujuannya datang ke sini. "Aku ingin mendaftar menjadi murid di sekte Bunga Salju. Tak tahu apakah aku masih bisa mendaftar?" tanyanya dengan hati-hati.
"Kau bisa mendaftar untuk seleksi di sekte Bunga Salju. Apakah kau tahu berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendaftar? Selain itu kau harus tahu jalur seleksi mana yang ingin kau lakukan," jelas Dugu Muxue.
Song Lianyu mengangguk pelan. Iya, sebelum kemari, Han Shiyi memberitahunya. "Sudah, Tuan. Aku juga sudah membawa uang pendaftarannya," ujarnya sembari mengambil kantong uang yang berisi 5 tael emas di dalamnya yang tersangkut di pinggangnya. Dia meletakkan kantong uang di atas meja, dengan segera Dugu Muxue mengambil kantong uang dan menghitung jumlah uangnya. Pria itu memasukkan kantong uang ke dalam laci.
"Bagus jika kau sudah membawa uang pendaftarannya. Kau bisa mengisi data-datamu sekarang." Song Lianyu mengambil kertas dan mulai mengisi data di kertas.
"Tuan aku sudah mengisi dataku," ujar Song Lianyu sembari memberikan kertas yang sudah dia isi. Dugu Muxue membaca sebentar informasi data yang ditulis Lianyu.
"Nona Song, di sekte Bunga Salju ada tiga jalur. Dengarkan baik-baik penjelasanku, jalur yang pertama adalah jalur undangan khusus orang yang bisa mendapatkannya sangatlah beruntung. Jalur yang kedua melalui jalur keturunan seperti anak kepala sekte dan jabatan yang lain, dan yang ketiga adalah jalur umum yang bisa diikuti oleh semua golongan baik kaum atas maupun kaum bawah, dan jalur umum ini mengandalkan kemampuan dan hasil tes."
"Aku sudah melihat datamu dan garis keturunanmu. Kau hanya bisa mengikuti tipe jalur yang ketiga, maka dari itu lakukanlah yang terbaik. Dan jangan sia-siakan uang pendaftaran yang mahal ini," pesan Tuan Dugu Muxue.
"Setengah jam lagi, akan ada penguji yang akan memutuskan kau layak menjadi murid Sekte Bunga Salju atau tidak. Lulus atau tidaknya kau, tergantung dengan padamu sendiri bukan dari orang lain."
"Ini token ujianmu! Jangan sampai menghilangkannya," pesan Tuan Dugu.
"Baik, Tuan. Aku akan menjaganya dengan baik," jawab Song Lianyu. Kemudian Song Lianyu dipersilakan untuk keluar dari ruangan, menuju ke ruangan yang lain.
***