bab 13

1406 Words

Raka mundur setelah mengelap sisa busa sabun yang ada di tengkuk leher Nur, sekuat tenaga ia menahan gejolak batinnya. Ia masih pria normal dengan keinginan kuat untuk melabuhkan benih cintanya, tapi apalah daya ia tidak ingin memaksa sesuatu yang nantinya akan di benci Nur. "Oh, aku kira ada apa!" ujar Nur dengan terbata. Nur yang mengetahui tatapan suaminya semakin nakal, ia buru-buru menyambar baju yang ada di tempat tidur dan kembali masuk ke dalam toilet. Jantungnya masih terus saja berdegup hebat, ia juga menginginkan hal yang sama dengan Raka. Selesai memakai baju, Nur keluar dari kamar mandi dengan kepala celingukan. Matanya menangkap sosok Raka sedang duduk di atas tempat tidurnya sambil membaca buku. "Mas, lihat tanganmu!" Raka menyodorkan tangan kanannya, lukanya sudah keri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD