bab 19

1253 Words

Raka dan Nur membeli oleh-oleh sebelum pulang, lagipula ada Bara yang menunggunya untuk menandatangi kontrak penerbit novel yang ia tulis. "Besok kalau ketemu sama yang namanya Bara, aku ikut." Cicit Raka ketika mereka sedang memilih brownis Amanda yang terkenal di Bandung. "Kenapa? memang kamu gak punya kerjaan selain mengikuti istrimu ini?" "Aku gak suka aja liat sikap si Bara yang so kenal sama kamu." "Hem." "Jangan hum, ham, Hem deh! nanti aku salah paham lagi sama kamu, dikiranya kamu lagi marah." "Iya, kamu boleh ikut asal, jangan bikin ricuh!" "Oke sayang." Mereka berdua kembali ke hotel dikarenakan akan segera pulang. *** Di dalam kelas, baik Zian maupun Putri tidak bertegur sapa mereka layaknya orang asing. Namun sesekali, Putri melirik ke arah Zian berharap dia juga mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD