bab 20

1122 Words

Raka dan Nur serempak keluar dari kamar, menuruni anak tangga bukan hanya satu, tapi dua anak tangga sekaligus. Putri duduk di sebelah Wati, mulutnya mengeluarkan muntahan yang berceceran dimana-mana. "Ambilkan kunci mobil!" Nur yang merasa dirinya di perintah, secepat kilat kembali menaiki tangga berniat membawa kunci mobil yang ada di kamarnya. "Bu, Bu, ayolah sadar!" Raka menepuk-nepuk pipi ibunya pelan, sedang Putri hanya bisa menangis. Nur sudah kembali dengan membawa kunci mobil dan tas kecil miliknya, Raka membopong ibunya menuju garasi. Ia meletakan ibunya di jok tengah, sedang Nur dengan gesit duduk di balik kemudi. "Nur, aku mohon secepat mungkin kamu bawa mobil ini ke Rumah Sakit!" pinta Raka dengan wajahnya yang memelas. Tanpa diperintah dua kali, Nur langsung menancapkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD