Part 14 –Kabur

1893 Words

Rosma tak peduli dengan apa yang terjadi. Dia menyuruh penghulu dan siapa pun yang berada di tempat itu untuk pergi dengan cepat. Baginya pernikahan itu tak boleh terjadi. Hanya dirinyalah yang pantas untuk menjadi pendamping Roy. Bukan wanita lain yang seenaknya merebut Roy darinya. Kemarahan Rosma memuncak. Bahkan keributan itu tak bisa dihindari. Roy yang mencoba menenangkan Rosma seakan tak kuasa dengan sikapnya yang arogan. Roy yang geram akhirnya menampar pipi Rosma. Tangis Rosma pun pecah. Dadanya bergemuruh. Berdentam-dentam seolah ingin membanting barang yang ada di depannya. Rosma tak mengira bila yang sepantasnya marah adalah dirinya. namun ternyata salah. Roy lebih kuat dan berkuasa darinya. Rosma berdiri dengan diam. Dia seolah tak tahu apa yang akan dilakukannya. Kakinya t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD