Nevan mencerna kalimat yang terucap oleh Fea baik-baik. Pikirannya sudah menangkap inti utama dari kalimat itu. “Baiklah, kita bicara sekalian makan malam ya Fe. Di cafe terdekat dari sini aja.” Mereka berdua berjalan menuju mobil masing-masing. Tidak berangkat bersama. Sebenarnya rasa canggung di antara keduanya itu sudah ada sejak awal mereka dekat kembali, tapi rasa rindu yang tertuntaskan yang dirasakan keduanya membuat mereka abai. Seabai-abainya mereka berdua tetap saja tidak bisa menghapus kecanggungan itu. Status Fea sebagai istri Dr. Arthur lah yang menghidupkan rasa canggung itu. Fea dan Nevan tidak seleluasa dulu dalam berinteraksi. Fea tidak selera dengan makanan yang ada di hadapannya. Tapi tetap mencoba menjejalkannya ke mulut supaya kegelisahannya tidak tertangkap oleh Nev

