"Maaf, aku mengganggu." Haidar langsung berlalu tanpa mengucapkan apa-apa selain salam tadi, wajahnya ditekuk seperti kecewa juga sedih melihat Azzura dan Yoga kembali bersama. "Pak! Mari masuk dulu, Pak," seru Azzura sambil beranjak, mengejar Haidar yang berjalan cepat menuju mobilnya. "Ga, tunggu sebentar ya," pamit Azzura pada Yoga yang tertegun melihat sosok Haidar yang datang malam-malam ke rumah kekasihnya. "Pak!" Azzura mengejar Haidar. "Pak, silakan masuk dulu. Pastinya Bapak ada perlu sama saya, makanya begitu sampai Bapak langsung mendatangi saya." "Besok saja kita bicara." "Gak apa-apa, Pak. Yoga sudah mau pulang, kok, Pak." "Tidak usah, Azzura. Takut mengganggu." "Sama sekali tidak, Pak." "Kalian sudah berbaikan?" Pertanyaan konyol itu terlontar begitu saja dari mulut

