Tanpa batas waktu

1635 Words

Hari ini restoran Bagas tengah ramai pengunjung. Sejak kejadian di ruangan Bagas waktu itu, Bagas semakin menunjukkan perhatiannya kepada Aira. Bahkan ia tidak peduli dengan tatapan para karyawannya yang tengah mengosipkannya di belakangnya. Fani dan Aira kini tengah berada di belakang restoran itu. Mereka tengah menikmati istirahat siang mereka. “Ra, kok kamu nggak bilang sama aku kalau kamu dan Bagas sudah jadian?” Aira menghela nafas. “Aku dan Bagas nggak jadian, Fan. Semua itu hanya gosip,” sangkalnya. “Tapi, Bagas bahkan dengan terang-terangan memperlihatkan perhatiannya sama kamu di depan semua orang.” “Em ... waktu itu, Bagas memang minta aku untuk memberinya satu kesempatan untuk membuktikan perasaannya. Tapi, aku ....” “Ra ...” potong Fani. “Bagas itu pria yang baik. Ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD